Coffee Break Gosip Parenting

Pipis di Po…

Anak saya mulai mendeklarasikan keinginannya untuk berhenti pakai popok. Pagi ini setelah sarapan dan mandi, kami pun seperti biasa berbincang layaknya emak-emak sama anak balitanya yang hampir genap 2tahun. “Ma, aa ngga diaper,” katanya sambil geleng-geleng menolak dipakaikan diaper. “Yah?” Disentuh wajah saya kemudian dicium sebagai rayuan pulau kelapa. “Oke gapapa kalau gamau pake diaper,”…

Coffee Break Gosip Perempuan

Jatah Istri

Yang diketahui istri saya cuma satu, bahwasanya saya selalu mengirimkannya 100% dari penghasilan saya setiap bulan kepadanya. Beruntung dia tidak pernah banyak tanya, selalu tersenyum sambil sesekali mengecup pipi saya manja. Walau sejujurnya dalam hati sedikit kesal, karena saya ini ibarat anak SD, dijatah setiap harinya oleh istri diktator. Katanya kita harus berhemat demi kebutuhan…

Coffee Break Gosip Parenting

Moral Berbagi

“Kalau kamu gamau berbagi, ya gapapa bilang aja,” seorang ibu bicara pada anaknya. Ketika itu, saya sedang duduk manis sambil membaca buku di taman. Dua anak sedang bermain bersama. Mungkin kedua anak itu berkisar sekitar 3 tahun. Atau pasnya sih gak mungkin lebih dari 4 tahun deh, gak usah dinego lagi yah 😛 “Excuse me!”…

Coffee Break Gosip Perempuan

Bercerai

Satu pagi di gedung pengadilan negeri. Sepasang suami istri sepakat untuk bercerai. Sayangnya, proses perceraian mereka tidak kunjung disetujui oleh Hakim. Suami : jadi gini yak bapak hakim yang mulia, apanan kan kita ya yang mau cere, ngapa jadi bapak yang repot dah? Udah 6 bulan, setujui apah! Istri : iya atuhlah pak, ga paham…

Coffee Break Gosip Perempuan

Nikah

“Kamu nikah sama aku ya, minggu depan aku sama abah dan emak ke rumah orangtua kamu di Cimahi buat ngelamar.” Begitu tepatnya ketika mantan pacar saya dulu, aa Njingan melamar saya. Boro-boro ada berlutut sambil buka box cincin kaya di iklan Lux Body Soap, ditanya juga ngga. Lamaran si aa kaya beli ikan asin di…

Coffee Break Gosip Perempuan

Anak Pungut

Nunih anak pertama saya. Sedangkan Udin adalah anak kedua, atau anak pungut saja sebenernya. Saya pungut karena suami memaksa, kasihan katanya. “Kalau kasian terus mah bisa-bisa rumah kita berakhir jadi yayasan yatim piatu atuh papih, gusti nu agung” saya marah. Tapi suami saya memang pintar betul merayu. Sebuah tas mahal keluaran Eropa langsung menyambut saya…