Coffee Break Gosip Perempuan

Berat Badan Euis

“Kamu tuh a, bukannya marah gitu waktu ada yang ngatain istrinya gendut,” Euis masih tetap mengumpat. Padahal kejadian tetangga sebelah rumah kontrakan yang menyebutnya gemuk sudah terjadi beberapa jam lalu.

“Marah karena apa atuh neng sayang? Aa marah juga kan gak akan bisa nolong neng jadi kurusan kan?” Prang, Euis langsung tanpa ampun melempar penggorengan yang baru saja dicucinya, jatuh tepat di depan wajah Ujang yang terkesiap seketika, melompat kaget.

Sekarang malah Euis yang menangis, sesenggukan lalu lari merajuk ke dalam kamar sempit mereka.

“Neng sayang, kalau Aa marah, bukannya malah yang ada perselisihan antar tetangga? Mau kamu teh kalau aa babak belur gara-gara bertengkar sama tetangga gituh?” Ujang masih bingung alasan istri tersayangnya masih terus ngomel perkara hal yang nyatanya memang fakta. Istrinya memang gemuk, tapi apa yang salah kan dengan gemuk kan?

“Tapi kan dibela gitu loh Aa, masa sih diem aja waktu Neng dipoyokin gitu sama tetangga!”

“Kalau neng ngerasa bahwa gemuk adalah aib, kenapa gak neng diet aja atuh?” Euis sekarang malah makin menjadi-jadi nangisnya. “Jadi menurut Aa, Neng gendut teh aib gitu?”

Salah lagi euy, Ujang membatin. Mulai keringat dingin, sekarang jadi deg-degan buat berkata-kata. Salah-salah istrinya bakal cemberut seminggu penuh.

“Kalau gara-gara dibilang gemuk terus eneng hatinya kebakaran, sama aja Neng lagi memberi makna kata gemuk itu sendiri dengan konotasi negatif. Iya ga?” Euis sepertinya mulai mendengarkan, suara tangisnya mulai pelan.

“Karena buat Aa mah, gemuk atau kurus bukan ukuran cantik kok, buat Aa berapapun berat badan Neng, kamu teh bakal selalu jadi yang paling cantik dimata Aa. Yang penting Neng selalu menjadi manusia baik sama yah jangan lupa mandi aja kalau habis masak jengkol.” Ujang mencoba menyunggingkan senyuman termanisnya.

“Jadi menurut Aa, Neng gemuk atau ngga?”
“Ya gemuk lah,” Ujang lupa tentang strateginya, malah menjawab tanpa ragu.

Praaaak, golemprang, tak-tak, dug-dug-dug, goncring-goncring.

Ketika sadar Ujang sudah babak belur.

Sekian.

Keki Atau Suka? Tinggalkan Kesan Disini